Pembukaan
Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh
sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak
sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.
Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah
kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat
Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang
merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.
Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh
keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat
Indonesia menyatakan dengan
inikemerdekaannya.
Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi
segenap
bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan
kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut
melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian
abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan
Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia, yang
terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang
berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada : Ketuhanan Yang Maha Esa,
kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, dan kerakyatan
yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam
permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan
sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
BAB I
BENTUK DAN KEDAULATAN
Pasal 1
(1) Negara Indonesia ialah negara kesatuan yang berbentuk Republik.
(2) Kedaulatan adalah di tangan rakyat, dan dilakukan sepenuhnya oleh Majelis
Permusyawaratan Rakyat.
BAB II
MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAT
Pasal 2
(1) Majelis Permusyawaratan Rakyat terdiri atas anggota-anggota Dewan Perwakilan Rakyat,
ditambah dengan utusan-utusan dari daerah-daerah dan golongan-golongan, menurut aturan
yang ditetapkan dengan undang-undang.
(2) Majelis Permusyawaratan Rakyat bersidang sedikitnya sekali dalam lima tahun di ibukota
negara.
(3) Segala putusan Majelis Permusyawaratan Rakyat ditetapkan dengan suara yang terbanyak.
Pasal 3
Majelis Permusyawaratan Rakyat menetapkan Undang-Undang Dasar dan garis-garis besar dari
ada haluan negara.
BAB III
KEKUASAAN PEMERINTAH NEGARA
Pasal 4(1) Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan pemerintahan menurut Undang-Undang
Dasar.
(2) Dalam melakukan kewajibannya Presiden dibantu oleh satu orang Wakil Presiden.
Pasal 5
(1) Presiden memegang kekuasaan membentuk undang- undang dengan persetujuan Dewan
Perwakilan Rakyat.
(2) Presiden menetapkan peraturan pemerintah untuk menjalankan undang-undang sebagaimana
mestinya.
Pasal 6(1) Presiden ialah orang Indonesia asli.
(2) Presiden dan Wakil Presiden dipilih oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat dengan suara
yang terbanyak.
Pasal 7Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatannya selama masa lima tahun, dan sesudahnya dapat
dipilih kembali.
Pasal 8
Jika Presiden mangkat, berhenti, atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya,
ia diganti oleh Wakil Presiden sampai habis waktunya.
Pasal 9
Sebelum memangku jabatannya, Presiden dan
Wakil Presiden bersumpah menurut agama, atau berjanji dengan
sungguh-sungguh di hadapan Majelis Permusyawaratan Rakyat atau Dewan
Perwakilan Rakyat sebagai berikut:
Sumpah Presiden (Wakil Presiden):
"Demi
Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Presiden Republik
Indonesia (Wakil Presiden Republik Indonesia) dengan sebaik-baiknya dan
seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan
segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta
berbakti kepada Nusa dan Bangsa.
"Janji Presiden (WakilPresiden):
"Sayaberjanji
dengan sungguh-sungguh akan memenuhi kewajiban Presiden Republik
Indonesia (Wakil Presiden Republik Indonesia) dengan sebaik-baiknya dan
seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan
segala undang-undang dan peraturannya dengan seluruslurusnya serta
berbakti kepada Nusa dan Bangsa."
Pasal 10
Presiden memegang kekuasaan yang tertinggi atas Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara.
Pasal 11
Presiden dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat menyatakan perang, membuat perdamaian dan perjanjian dengan negara lain.
Pasal 12
Presiden menyatakan keadaan bahaya. Syarat-syarat dan akibatnya keadaan bahaya ditetapkan
dengan undang-undang.
Pasal 13(1) Presiden mengangkat duta dan konsul.
(2) Presiden menerima duta negara lain.
Pasal 14
Presiden memberi grasi, amnesti, abolisi, dan rehabilitasi.
Pasal 15
Presiden memberi gelaran, tanda jasa ,dan lain-lain tanda kehormatan.
BAB IV
DEWAN PERTIMBANGAN AGUNG
Pasal 16
(1) Susunan Dewan Pertimbangan Agung ditetapkan dengan undang-undang.
(2) Dewan ini berkewajiban memberi jawab atas pertanyaan Presiden dan berhak memajukan usul kepada pemerintah.
BAB V
KEMENTERIAN NEGARA
Pasal 17
(1) Presiden dibantu oleh menteri-menteri negara.
(2) Menteri-menteri itu diangkat dan diperhentikan oleh Presiden.
(3) Menteri-menteri itu memimpin departemen pemerintahan.
BAB VI
PEMERINTAHAN DAERAH
Pasal 18
Pembagian daerah Indonesia atas daerah
besar dan kecil, dengan bentuk susunan pemerintahannya ditetapkan dengan
undang-undang, dengan memandang dan mengingati dasar permusyawaratan
dalam sistem pemerintahan negara, dan hak-hak asal-usul dalam daerah-daerah yang bersifat istimewa.
BAB VII
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT
Pasal 19
(1) Susunan Dewan Perwakilan Rakyat ditetapkan dengan undang-undang.
(2) Dewan Perwakilan Rakyat bersidang sedikitnya sekali dalam setahun.
Pasal 20(1) Tiap-tiap undang-undang menghendaki persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat.
(2)
Jika sesuatu rancangan undang-undang tidak mendapat persetujuan Dewan
Perwakilan Rakyat, maka rancangan tadi tidak boleh dimajukan lagi dalam
persidangan Dewan Perwakilan Rakyat masa itu.
Pasal 21
(1) Anggota-anggota Dewan Perwakilan Rakyat berhak memajukan rancangan undang-undang.
(2)
Jika rancangan itu, meskipun disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat,
tidak disyahkan oleh Presiden, maka rancangan tadi tidak boleh dimajukan
lagi dalam persidangan Dewan Perwakilan Rakyat masa itu.
Pasal 22
(1) Dalam hal ihwal kegentingan yang memaksa, Presiden berhak menetapkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang.
(2) Peraturan pemerintah itu harus mendapat persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat dalam persidangan yang berikut.
(3) Jika tidak mendapat persetujuan, maka peraturan pemerintah itu harus dicabut.
BAB VIII
HAL KEUANGAN
Pasal 23
(1) Anggaran pendapatan dan belanja
ditetapkan tiap-tiap tahun dengan undang-undang. Apabila Dewan
Perwakilan Rakyat tidak menyetujui anggaran yang diusulkan pemerintah,
maka pemerintah menjalankan anggaran tahun yang lalu.
(2) Segala pajak untuk keperluan negara berdasarkan undang-undang.
(3) Macam dan harga mata uang ditetapkan dengan undang-undang.
(4) Hal keuangan negara selanjutnya diatur dengan undang-undang.
(5)
Untuk memeriksa tanggung jawab tentang keuangan negara diadakan suatu
Badan Pemeriksa Keuangan, yang peraturannya ditetapkan dengan
undang-undang. Hasil pemeriksaan itu diberitahukan kepada Dewan
Perwakilan Rakyat.
BAB IX
KEKUASAAN KEHAKIMAN
Pasal 24(1) Kekuasaan Kehakiman dilakukan oleh sebuah Mahkamah Agung dan lain-lain badan kehakiman menurut undang-undang.
(2) Susunan dan kekuasaan badan kehakiman itu diatur dengan undang-undang.
Pasal 25
Syarat-syarat untuk menjadi dan diperhentikan sebagai hakim ditetapkan dengan undang-undang.
BAB X
WARGA NEGARA
Pasal 26
(1) Yang menjadi warga negara ialah
orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang
disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara.
(2) Syarat-syarat yang mengenai kewarganegaraan ditetapkan dengan undang-undang.
Pasal 27
(1) Segala warga negara bersamaan
kedudukannya dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan
pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya.
(2) Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.
Pasal 28
Kemerdekaan berserikat dan berkumpul,
mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan
dengan undang-undang.
BABXI
AGAMA
Pasal 29
(1) Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa.
(2)
Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya
masingmasing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya
itu.
BAB XII
PERTAHANAN NEGARA
Pasal 30
(1) Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara.
(2) Syarat-syarat tentang pembelaan diatur dengan undang-undang.
BAB XIII
PENDIDIKAN
Pasal 31
(1) Tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran.
(2) Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pengajaran nasional, yang diatur dengan undang-undang.
Pasal 32
Pemerintah memajukan kebudayaan nasional Indonesia.
BAB XIV
KESEJAHTERAAN SOSIAL
Pasal 33
(1) Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.
(2) Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
(3)
Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh
negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.
Pasal 34
Fakir miskin dan anak-anakyang terlantar dipelihara oleh negara.
BAB XV
BENDERA DAN BAHASA
Pasal 35Bendera Negara Indonesia ialah Sang Merah Putih.
Pasal 36
Bahasa negara ialah Bahasa Indonesia.
BAB XVI
PERUBAHAN UNDANG-UNDANG DASAR
Pasal 37
(1) Untuk mengubah Undang-Undang Dasar
sekurang-kurangnya 2/3 dari pada jumlah anggota Majelis Permusyawaratan
Rakyat harus hadir.
(2) Putusan diambil dengan persetujuan
sekurang-kurangnya 2/3 dari pada jumlah anggota Majelis Permusyawaratan
Rakyat yang hadir.
ATURAN PERALIHAN
Pasal 1
Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia mengatur dan menyelenggarakan kepindahan pemerintahan kepada Pemerintah Indonesia .
Pasal II
Segala badan negara dan peraturan yang
ada masih langsung berlaku, selama belum diadakan yang baru menurut
Undang-Undang Dasar ini.
Pasal III
Untuk pertama kali Presiden dan Wakil Presiden dipilih oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia.
Pasal IV
Sebelum Majelis Permusyawaratan Rakyat,
Dewan Perwakilan Rakyat, dan Dewan Pertimbangan Agung dibentuk menurut
Undang-Undang Dasar ini, segala kekuasaannya dijalankan oleh Presiden
dengan bantuan sebuah komite nasional.
ATURAN PERTAMBAHAN(1) Dalam enam bulan sesudah
akhirnya peperangan Asia Timur Raya, Presiden Indonesia mengatur dan
menyelenggarakan segala hal yang ditetapkan dalam Undang-Undang Dasar
ini.
(2) Dalam enam bulan sesudah Majelis Permusyawaratan Rakyat
dibentuk, Majelis itu bersidang untuk menetapkan Undang-Undang Dasar.
Rabu, 24 April 2013
Soal-Soal Dan Jawaban PKN Kelas X
- Dasar negara memiliki kedudukan penting bagi suatu negara dan pada umumnya, di dalam dasar negara memuat adanya...
a. Proses perjuangan melawan penjajah d. Tata cara mencapai tujuan
b. Batang tubuh dan penjelasan e. Cita-cita dan keyakinan yang dijadikan pedoman bagi
c. Pernyataan kemerdekaan suatu bangsa suatu negara - Menurut Prof. Drs. Notonagoro, S.H, Pancasila sebagai dasar negara memiliki kedudukan yang istimewa dalam hidup kenegaraan dan hukum bagi bangsa Indonesia yaitu bahwa Pancasila menjadi
a. Pokok kaidah negara yang fundamental b. Konstitusi negara
c. Norma tertulis tertinggi dalam negara d. Staats gezet
e. Hukum tidak tertulis tertinggi - Agar para penyelenggara negara benar-benar dapat mewujudkan tujuan nasional yang telah di tentukan dalam Pembukaan UUD 1945, maka mereka harus mendasarkan semua kegiatan pemerintah pada dasar negara. Hal ini menunjukkan salah satu fungsi dasar negara yaitu sebagai...
a. Dasar berdiri dan tegaknya bangsa b. Dasar kegiatan penyelenggaraan negara
c. Dasar partisipasi warga negara d. Dasar pergaulan antarwarga negara
e. Alat persatuan dan kesatuan - Dalam hal terjadinya Pancasila dibentuk oleh para pendiri negara Indonesia sehingga Pancasila memiliki aspek historis yang sangat penting bagi bangsa dan negara Indonesia. Adapun perumusan awal Pancasila sebagai Dasar Negara Indonesia adalah...
a. KNIP b. BPUPKI c. KPI d. KNIP e. PPKI - Persamaan ajaran Pancasila dengan liberalisme tampak dari pandangan bahwa...
a. Adanya pengakuan terhadap HAM
b. Kebebasan adalah hal paling utama dalam kehidupan manusia
c. Semua alat produksi yang ada harus dikuasai oleh negara
d. Individualitas manusia paling penting daripada kehidupan manusia
e. Keberagaman dalam masyarakat harus ditekan seminimal mungkin - Menurut Hans Nawiasky terdapat beberapa tingkatan norma dan norma tertinggi disebutnya dengan istilah staats fundamental norm. Bagi bangsa Indonesia, yang menjadi staats fundamental norm adalah....
a. UUD 1945 b. Perpu c. Pancasila d. UU e. Tap MPR - Hukum dasar tidak tertulis yang berlaku dalam praktik ketatanegaraan disebut...
a. Konvensi b. Treaty c. Konstitusi d. Konvergensi e. Hukum adat - Pengertian konstitusi dalam arti sempit sering dipersamakan dengan pengertian....
a. UUD b. Treaty c. Hukum d. Konvensi e. UU - Tujuan diadakannya konstitusi dalam negara adalah dalam rangka...
a. Memberikan kekuasaan mutlak bagi pemerintah
b. Membatasi kekuasaan dan mengawasi perilaku penguasa
c. Sarana formalitas dan simbol berdirinya negara.
d. Agar mendapatkan pengakuan dari negara lain
e. Menunjukkan telah berdirinya negara - Setiap konstitusi memuat adanya beberapa unsur penting yang dijadikan sebagai pedoman dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara. Berikut ini yang bukan termasuk unsur-unsur yang termuat dalam konstitusi adalah
a. Lembaga-lembaga negara b. HAM
c. Pembagian kekuasaan dalam sistem politik
d. Pembatasan kekuasaan bagi penguasa
e. Memberikan kedaulatan penuh di tangan Pemerintah. - Konstitusi harus menentukan segala apa yang ada dalam negara itu, sehingga konstitusi harus menentukkan segala macam kerja sama dalam negara. Pernyataan tersebut menurut Adam Smith menunjukkan pengertian konstitusi dalam arti...
a. Absolut b. Relatif c. Normatif d. Ideal e. Politis - Konstitusi dinyatakan bersifat fleksibel jika memenuhi beberapa ciri. Berikut yang bukan merupakan ciri-ciri konstitusi yang bersifat fleksibel adalah
a. Elastis b. Diumumkan c. Mudah di ubah d. Prosedur perubahan mudah
e. Kedudukan lebih tinggi daripada undang-undang yang lainnya - Perhatikan pernyataan berikut ini !
1. Memberikan pembatasan sekaligus pengawasan terhadap kekuasaan politik
2. Mengawasi atau mengontrol proses-proses kekuasaan dari penguasa
3. Memberikan batasan-batasan ketetapan bagi para penguasa dalam menjalankan kekuasaannya
4. Memberikan kewenangan yang seluas-luasnya bagi pemegang kekuasaan
5. Menjadi bukti berdirinya suatu negara
Selasa, 23 April 2013
Mengenal Atmosfer Bumi dan Manfaatnya
Atmosfer atau lapisan udara adalah
selimut udara yang.mengelilingi bola bumi. Atmosfer tetap pada tempatnya karena ditahan oleh gaya gravitasi bumi. Tekanan atmosfer yang paling besar berada di permukaan air laut dan makin ke atas (bertambah ketinggiannya), tekanannya makin berkurang. Manfaat atmosfer, di antaranya adalah untuk melindungi makhluk hidup dan tumbuhan dari radiasi sinar ultraviolet, untuk pemapasan dan respirasi, untuk melindungi bumi dari hujan meteor, sebagai sarana dalam proses siklus air, sebagai sarana telekomunikasi, dan sebagai sarana transportasi.
Kandungan Bahan
Lapisan-lapisan Atmosfer
Berdasarkan suhu dan zona perubahan suhu, atmosfer dibagi menjadi lima lapisan, yaitu:
selimut udara yang.mengelilingi bola bumi. Atmosfer tetap pada tempatnya karena ditahan oleh gaya gravitasi bumi. Tekanan atmosfer yang paling besar berada di permukaan air laut dan makin ke atas (bertambah ketinggiannya), tekanannya makin berkurang. Manfaat atmosfer, di antaranya adalah untuk melindungi makhluk hidup dan tumbuhan dari radiasi sinar ultraviolet, untuk pemapasan dan respirasi, untuk melindungi bumi dari hujan meteor, sebagai sarana dalam proses siklus air, sebagai sarana telekomunikasi, dan sebagai sarana transportasi.
![]() |
| Atmosfer Bumi |
99,9 % Massa atmosfer terletak dalam lapisan permukaan bumi, yaitu 50 km
lapisan pertama, sedangkan bahan yang terkandung dalam atmosfer adalah
udara kering, air dalam bentuk gas, aerosol, dan gas lain. Karbon
dioksida dapat menyebabkan efek rumah kaca, yaitu transparan terhadap
radiasi matahari dan menyerap radiasi matahari yang dipancarkan kembali
ke permukaan bumi. Ozon adalah sejenis molekul oksigen yang
terdiri dari tiga atom (O3) dan terdapat di lapisan stratosfer. Ozon
berfungsi menyerap sebagian besar sinar ultraviolet matahari, sehingga
melindungi manusia, binatang, dan tumbuh-tumbuhan dari 'sengatan
ultraviolet matahari. Penyebab utama berkurang (pengosongan) ozon adalah
pemakaian CFC (Chiaro Fluoro Carbon) dan buangan dari pesawat
supersonik.
Berdasarkan suhu dan zona perubahan suhu, atmosfer dibagi menjadi lima lapisan, yaitu:
- Troposfer (0 - 10) km: Adalah lapisan udara terendah, hampir 80% gas di atjnosfer berada di lapisan ini.Suhunya ± 3°C sampai 35°C. .
- Stratosfer (10.- 50) km: Lapisan ini adalah lapisan penahan radiasi matahari langsung, karena pada lapisan ini terdapat gas ozon yang dapat menahan radiasi ultraviolet dari sinar matahari. Suhunya di atas ± 35°C.
- Mesosfer (50 - 80) km: Pada lapisan ini tidak ada gas yang dapat menahan radiasi sinar matahari. Suhu pada lapisan ini ± -140°C yang adalah suhu terendah pada lapisan atmosfer.
- Termosfer (80 - 400) km: Lapisan termosfer mempunyai suhu ± 80°C, adalah lapisan di atmosfer yang suhunya paling panas.
- Ionosfer (lebih dari 400 km) Lapisan ionosfer berfungsi sebagai pemantul gelombang-gelombang radio yang datang dari permukaan bumi, sehingga gelombang-gelombang radio dapat diterima kembali di bumi. Tanpa adanya lapisan ini, tidak dapat menangkap siaran radio dari jarak jauh.
- Eksosfer: Adalah lapisan udara paling luar dan hampir tidak ada tekanan udara. Molekul gas yang ada dapat meninggalkan atmosfer menuju angkasa luar.
Alat-Alat Klimatologi
- Anemometer
Kecepatan atau kecepatan angin diukur
dengan anemometer cup, instrumen dengan tiga atau empat logam berlubang
kecil belahan ditetapkan, sehingga mereka menangkap angin dan berputar
tentang batang vertikal. Sebuah catatan perangkat listrik revolusi dari
cangkir dan menghitung kecepatan angin. The anemometer kata berasal dari
kata Yunani untuk angin, “anemos.”
Mekanikal Anemometer
Pada 1450, seni Italia arsitek Leon
Battista Alberti menemukan anemometer mekanis pertama. Alat ini terdiri
dari sebuah disk ditempatkan tegak lurus terhadap angin. Ini akan
memutar dengan kekuatan angin, dan dengan sudut kemiringan disk kekuatan
angin sesaat menunjukkan itu sendiri. Jenis anemometer yang sama
kemudian kembali ditemukan oleh Inggris Robert Hookeyang sering keliru
dianggap sebagai penemu pertama anemometer. Bangsa Maya juga membangun
menara angin (anemometers) pada saat yang sama seperti Hooke. kredit
referensi lain Wolfius sebagai re-inventing anemometer di 1709.
Piala hemispherical Anemometer
The cup anemometer hemispherical (masih
digunakan sampai sekarang) diciptakan pada tahun 1846 oleh peneliti
Irlandia, John Thomas Romney Robinson dan terdiri dari empat cangkir
hemispherical. Cangkir diputar horizontal dengan angin dan kombinasi
roda mencatat jumlah revolusi pada waktu tertentu. Ingin membangun
sendiri anemometer cup hemispherical
Sonic Anemometer
Sebuah anemometer sonik menentukan
kecepatan dan arah angin sesaat (turbulensi) dengan mengukur berapa
banyak gelombang suara perjalanan antara sepasang transduser yang
dipercepat atau diperlambat oleh pengaruh angin. The anemometer sonik
ditemukan oleh ahli geologi Dr Andreas Pflitsch pada tahun 1994.
Wind Komputer “Wicom”
Pada tahun 1986, komputer angin pertama “Wicom” dilahirkan.
Fungsi Anemometer
Pengamatan unsur-unsur cuaca dan iklim
memerlukan alat-alat meteorologi yang bersifat peka, kuat, sederhana dan
teliti. Ditinjau dari cara pembacaannya, alat meteorologi terdiri atas
dua jenis, yaitu:
1.Recording yaitu alat yang dapat
mencatat data secara terus-menerus, sejak pemasangan hingga pergantian
alat berikutnya. Contoh : barograf dan anemograf.
2.Non recording yaitu alat yang digunakan
bila datanya harus dibaca pada saat-saat tertentu untuk memperoleh
data. Contoh: barometer, ermometer dan anemometer.
Anemometer adalah alat yang digunakan
untuk mengukur arah dan kecepatan angin. Satuan meteorologi dari
kecepatan angin adalah Knots (Skala Beaufort). Sedangkan satuan
meteorologi dari arah angin adalah 0o – 360o serta arah mata angin.
3. Prinsip Kerja
Mengukur Kecepatan dan Arah Angin
Angin adalah gerakan atau perpindahan
masa udara pada arah horizontal yang disebabkan oleh perbedaan tekanan
udara dari satu tempat dengan tempat lainnya. Angin diartikan pula
sebagai gerakan relatif udara terhadap permukaan bumi, pada arah
horizontal atau hampir horinzontal. Masa udara ini mempunyai sifat yang
dibedakan antara lain oleh kelembaban (RH) dan suhunya, sehingga dikenal
adanya angin basah, angin kering dan sebagainya. Sifat-sifat ini
dipengaruhi oleh tiga hal utama, yaitu (1) daerah asalnya dan (2) daerah
yang dilewatinya dan (3) lama atau jarak pergerakannya. Dua komponen
angin yang diukur ialah kecepatan dan arahnya.
Lamanya pengamatan maupun data hasil
pencatatan biasanya disesuaikan dengan kepentingannya. Untuk kepentingan
agroklimatologi umumnya dicari rata-rata kecepatan dan arah angin
selama periode 24 jam (nilai harian). Berdasarkan nilai ini kemudian
dapat dihitung nilai mingguan, bulanan dan tahunannya. Bila dipandang
perlu dapat dilakukan pengamatan interval waktu lebih pendek agar dapat
diketahui rata-rata kecepatan angin periode pagi, siang, dan malam.
A. Kecepatan Angin
Kecepatan angin adalah jarak tempuh angin
atau pergerakan udara per satuan waktu dan dinyatakan dalam satuan
meter per detik (m/d), kilometer per jam (km/j), dan mil per jam (mi/j).
Satuan mil (mil laut) per jam disebut juga knot (kn); 1 kn = 1,85 km/j =
1,151mi/j = 0,514 m/d atau 1 m/d = 2,237 mi/j = 1,944 kn. Kecepatan
angin bervariasi dengan ketinggian dari permukaan tanah, sehingga
dikenal adanya profil angin, dimana makin tinggi gerakan angin makin
cepat. Kecepatan angin diukur dengan menggunakan alat yang disebut
Anemometer atau Anemograf.
Ada beberapa beberapa tipe Anemometer , yaitu :
a. Anemometer dengan tiga atau empat mangkok
Sensornya terdiri dari tiga atau empat
buah mangkok yang dipasang pada jari-jari yang berpusat pada suatu sumbu
vertikal atau semua mangkok tersebut terpasang pada poros vertikal.
Seluruh mangkok menghadap ke satu arah melingkar sehingga bila angin
bertiup maka rotor berputar pada arah tetap. Kecepatan putar dari rotor
tergantung kepada kecepatan tiupan angin. Melalui suatu sistem mekanik
roda gigi, perputaran rotor mengatur sistem akumulasi angka penunjuk
jarak tiupan angin. Anemometer tipe “cup counter” hanya dapat mengukur
rata-rata kecepatan angin selama suatu periode pengamatan. Dengan alat
ini penambahan nilai yang dapat dibaca dari satu pengamatan ke
pengamatan berikutnya, menyatakan akumulasi jarak tempuh angin selama
waktu dari kedua pengamatan tersebut, sehingga kecepatan anginnya adalah
sama dengan akumulasi jarak tempuh tersebut dibagi lama selang waktu
pengamatannya.
Jenis anemometer menurut kecepatan terdiri dari :
•Anemometer piala
•Anemometer kincir angin
•Anemometer laser Doppler
•Anemometer sonik
•Anemometer bola pingpong
•Anemometer hot-wire
Jenis anemometer mnurut tekanan terdiri dari :
•Anemometer piring
•Anemometer tabung
b. Anemometer propeler
Anemometer ini hampir sana dengan anemometer di atas, bedanya hanya mangkoknya terpasang pada poros horizontal.
c. Anemometer tabung bertekanan.
Kerja Anemometer ini mengikuti prinsip
tabung pitot, yaitu dihitung dari tekanan statis dan tekanan kecepatan
Sehubungan dengan adanya perbedaan kecepatan angin dari berbagai
ketinggian yang berbeda, maka tinggi pemasangan anemometer ini biasanya
disesuaikan dengan tujuan atau kegunaannya. Untuk bidang agroklimatologi
dipasang dengan ketinggian sensor (mangkok) 2 meter di atas permukaan
tanah. Untuk mengumpulkan data penunjang bagi pengukuran penguapan Panci
Kelas A, dipasang anemometer setinggi 0,5 m. Dilapangan terbang
pemasangan umumnya setinggi 10 m. Dipasang didaerah terbuka pada pancang
yang cukup kuat. Untuk keperluan navigasi alat harus dipasang pada
jarak 10 x tinggi faktor penghalang seperti adanya bangunan atau pohon.
Sebagian besar Anemometer ini umumnya tidak dapat merekam kecepatan
angin dibawah 1 atau 2 mi/j karena ada faktor gesekan pada awal putaran.
B. Arah Angin
Yang dimaksud dengan arah angin adalah
arah dari mana tiupan angin berasal. Bila angin itu datang dari Selatan,
maka arah anginnya adalah Utara, datangnya dari laut, dinyatakan angin
laut. Arah angin untuk angi di daerah permukaan biasanya dinyatakan
dalam 16 arah kompas yang dikenal dengan istilah Wind Rose, sedangkan
untuk angin di daerah atas dinyatakan dengan derajat dimulai dari arah
Utara bergerak searah jarum jam sampai di arah yang bersangkutan. Bila
tidak ada tiupan angin maka arah angin dinyatakan dengan kode 00 dan
bila angin berasal dari titik utara dinyatakan dengan 3600. Arah angin
tiap saat dapat dilihat dari posisi panah angin (Wind Vane), atau dari
posisi kantong angin (Wind Sack). Pengamatan dengan kantong umumnya
dilakukan dilapangan terbang. Untuk dapat memberikan petunjukan arah
yang lebih mudah dilihat maka panah angin dihubungkan dengan sistem
aliran listrik sehingga posisi panah angin langsung ditunjukan oleh
jarum pada kotak monitornya. Perkembangan lebih lanjut dari sistem ini
menghasilkan rekaman pada silinder berpias. Panah angin umumnya dipasang
bersama dengan mangkok anemometer dengan ketinggian 10 meter.
2. Campbell Stokes
Radiasi adalah suatu bentuk energi yang
dipancarkan oleh setiap benda yang mempunyai suhu di atas nol mutlak,
dan merupakan satu – satunya bentuk energi yang dapat menjalar di dalam
vakum angkasa luar. Radiasi matahari yang jatuh ke bumi ini disebut
insolasi. Hampir 99 % energi radiasi matahari berada di daerah gelombang
pendek, yaitu antara 0,15 um dan 4,0 um, sehingga radiasi matahari
dinamakan pula radiasi gelombang pendek.
Radiasi matahari dalam perjalanannya
melewati atmosfer menuju permukaan bumi mengalami penyerapan (absorpsi),
pemantulan, hamburan dan pemancaran kembali atau reradiasi.
Radiasi matahari yang jatuh biasanya
ditaksir dengan menggunakan alat perekam penyinaran matahari yaitu
dengan Campbell Stokes. Alat ini mengukur durasi atau lamanya penyinaran
matahari yang cerah dan terdiri dari sebuah bola pejal yang terbuat
dari gelas. Sinar matahari akan di fokuskan atau dipusatkan oleh bola
gelas tadi pada sutu kertas tebal yang peka dan khusus. Pias yang
berskala pada jam ini dipasang pada logam berbentuk setengah mangkok
yang konsentris dengan bola gelas tersebut. Sinar matahari yang
difokuskan pada pias akan membakar dan meninggalkan bekas pada pias.
Durasi total penyinaran matahari cerah sepanjang siang hari di dapatkan
dengan mengukur panjang total dari bekas pada pias.
3. Evaporimeter Panci Terbuka
Evaporimeter panci terbuka digunakan
untuk mengukur evaporasi. Makin luas permukaan panci, makin
representatif atau makin mendekati penguapan yang sebenarnya terjadi
pada permukaan danau, waduk, sungai dan lain-lainnya. Pengukuran
evaporasi dengan menggunakan evaporimeter memerlukan perlengkapan
sebagai berikut :
1. Panci Bundar Besar
Terbuat dari besi yang dilapisi bahan anti karat. Panci ini mempunyai garis tengah 122 cm dan tingginya 25,4 cm.
2. Hook Gauge
Suatu alat untuk mengukur perubahan
tinggi permukaan air dalam panci. Hook Gauge mempunyai bermacam-macam
bentuk, sehingga cara pembacaannya berlainan. Untuk jenis cassella,
terdiri dari sebuah batang yang berskala, dan sebuah sekrup yang berada
pada batang tersebut, digunakan untuk mengatur letak ujung jarum pada
permukaan air dalam panci. Sekrup ini berfungsi sebagai micrometer yang
dibagi menjadi 50 bagian. Satu putaran penuh dari micrometer mencatat
perubahan ujung jarum setinggi 1 mm. Hook gauge buatan Perancis
mempunyai micrometer yang dibagi menjadi 20 bagian. Dalam satu bagian
menyatakan perubahan tinggi jarum 0,1 mm, berarti untuk satu putaran
penuh, perubahan tinggi jarum sebanyak 2mm
3. Still Well
Bejana terbuat dari logam (kuningan) yang
berbentuk silinder dan mempunyai 3 buah kaki. Pada tiap kaki terdapat
skrup untu menyetel/ mengatur kedudukan bejana agar letaknya horizontal.
Pada dasar bejana terdapat sebuah lubang, sehingga permukaan air dalam
bejana sama tinggi dengan permukaan air dalam panci. Bejana digunakan
selain untuk tempat meletakkan hook gauge, juga membuat permukaan air
dalam bejana menjadi tenang dibandingkan dengan pada panci, sehingga
penyetelan ujung jarum dapat lebih mudah dilakukan.
4. Thermometer air dan thermometer maximum/ minimum
Thermometer air merupakan jenis
thermometer biasa yang dipasang tegak dengan menggunakan klem. Letak
bola thermometer di bawah permukaan air. Dengan demikian suhu air dapat
diketahui hanya pada waktu dilakukan pembacaan. Floating maximum dan
minimum thermometer digunakan untuk mencatat suhu maximum dan minimumair
yang terjadi dalam 24 jam. Pada umumnya alat ini terdiri dari sebuah
pipa gelas yang berbentuk huruf U dengan dua buah bola pada kedua
ujungnya. Thermometer dipasang pada rangka baja non magnetis yang
terapung sdikit di bawah permukaan air oleh pelampung aluminium. Kedua
bola thermometer dilindungi terhadap radiasi. Indeks dibuat dari gelas
dengan sumbu besi dan mempunyai pegas sehingga dapat dipengeruhi gaya
magnet. Suhu maximum ditunjukkan oleh kanan index dalam tabung atas.
Suhu minimum ditunjukkan oleh ujung kanan indeks dalam tabung bawah.
Magnet batang digunakan untuk menyetel kedudukan index setelah suhu
dibaca
5. Cup Counter Anemometer
Alat ini dipasang sebelah selatan dekat
pusat panci, dengan mangkok-mangkoknya sedikit lebih tinggi. Terutama
sekali digunakan untuk mengukur banyaknya angin selama 24 jam.
6. Pondasi/ Alas
Dibuat dari kayu dicat sehingga tahan
terhadap cuaca dan rayap. Bagian ata kayu dicat putih untuk mengurngi
penyerapan radiasi sinar matahari
7. Penakar hujan biasa
Untuk memperoleh data curah hujan, yang
digunakan dalam menentukan penguapan pada hari-hari hujan. Penakar hujan
dipasang +2m dari evaporimeter.
4. Psychrometer Bola Basah dan Bola Kering
Alat-alat untuk mengukur Relative
Humidity dinamakan Psychrometer atau Hygrometer. Pada umumnya alat bola
kering dan bola basah dinamakan Psychrometer. Dengan Hygrometer,
Relative Humidity dapat langsung dibaca. Hygrometer ialah alat yang
mencatat Relative Humidity.
Psychrometer ini terdiri dari dua buah thermometer air raksa, yaitu :
1. Thermometer Bola Kering : tabung air raksa dibiarkan kering sehingga akan mengukur suhu udara sebenarnya.
2. Thermometer Bola Basah :
tabung air raksa dibasahi agar suhu yang terukur adalah suhu saturasi/
titik jenuh, yaitu; suhu yang diperlukan agar uap air dapat
berkondensasi.
Suhu udara didapat dari suhu pada termometer bola kering, sedangkan RH (kelembaban udara) didapat dengan perhitungan:
Hal-hal yang sangat mempengaruhi ketelitian pengukuran kelembaban dengan mempergunakan Psychrometer ialah :
a. Sifat peka, teliti dan cara membaca thermometer-thermometer
b. Kecepatan udara melalui Thermometer bola basah
c. Ukuran, bentuk, bahan dan cara membasahi kain
d. Letak bola kering atau bola basah
e. Suhu dan murninya air yang dipakai untuk membasahi kain
5. Penakar Hujan Jenis Hellman
Penakar hujan jenis Hellman termasuk
penakar hujan yang dapat mencatat sendiri. Jika hujan turun, air hujan
masuk melalui corong, kemudian terkumpul dalam tabung tempat pelampung.
Air ini menyebabkan pelampung serta tangkainya terangkat (naik keatas).
Pada tangkai pelampung terdapat tongkat pena yang gerakkannya selalu
mengikuti tangkai pelampung. Gerakkan pena dicatat pada pias yang
ditakkan/ digulung pada silinder jam yang dapat berputar dengan bantuan
tenaga per. Jika air dalam tabung hampir penuh, pena akan mencapai
tempat teratas pada pias. Setelah air mencapai atau melewati puncak
lengkungan selang gelas, air dalam tabung akan keluar sampai ketinggian
ujung selang dalam tabung dan tangki pelampung dan pena turun dan
pencatatannya pada pias merupakan garis lurus vertikal. Dengan demikian
jumlah curah hujan dapat dhitung/ ditentukan dengan menghitung jumlah
garis-garis vertikal yang terdapat pada pias.
Rabu, 17 April 2013
Matematika Tentang Logika Di SMA
A. Pernyataan Dan Bukan Pernyataan
- Pernyataan ( Kalimat Deklaratif )
Kalimat Deklaratif adalah suatu kalimat yang bernilai benar atau salah tetapi tidak sekaligus benar atau tidak sekaligus salah. Kebenaran berdasarkan realitas disebut kebenaran faktual, sedangkan kebenaran atau salahnya suatu pernyataan disebut nilai kebenaran.
Contoh :
- Rasa air laut asin >> Pemikiran Tunggal <<
- Putri memakai sepatu >> Pemikiran Tunggal <<
- 2 adalah bilangan prima >> Pemikiran Tunggal <<
- Palangka Raya terletak di pulau Kalimantan >> Pemikiran Majemuk << - Bukan Pernyataan ( Kalimat Nondeklaratif )
Kalimat Nondeklaratif adalah kalimat yang tidak dapat ditentukan oleh nilai kebenarannya.
Contoh:
- Berapakah jumlah siswa se SMA se Kalimantan Tengah ?
- Beristirahatlah jika anda lelah - Kalimat Terbuka
Kalimat Terbuka adalah suatu kalimat yang memuat variabel dan apabila variabel tersebut diganti dengan suatu konstanta ( anggota semesta ) akan di peroleh pernyataan.
Contoh :
Persamaan X+5=8 - Hp Dari Suatu Kalimat Terbuka
Hp adalah himpunan yang memuat semua penyelesaian yang mungkin.
- Negasi or Ingkaran
Lambangnya -p
Contoh :
P : Pangkalan Bun adalah ibukota kabupaten KOBAR
-P : Pangkalan Bun bukan ibukota kabupaten KOBAR
P : 9 + 6 < 20... ( Benar )
-P : 9 + 6 > 20... ( Salah ) - Konjungsi
Lambangnya P ^ Q dibaca P dan Q
Contoh :
A. P : 5 adalah bilangan prima ( Benar )
Q : 5 adalah bilangan genap ( Salah )
P ^ Q : 5 adalah bilangan prima dan bilangan ganjil ( Salah )
B. P : Bung Hatta lahir di Sumatra Barat ( Benar )
Q : Bung Hatta meninggal di Jakarta ( Benar )
P ^ Q : Bung Hatta lahir di Sumatra Barat dan meninggal di Jakarta ( Benar )
Ingkaran konjungsi : -( P ^ Q ) adalah -P v Q - Disjungsi
Lambangnya P v Q dibaca P atau Q
Contoh :
A. P : 8 merupakan bilangan genap ( Benar )
Q : 8 habis dibagi 2 ( Benar )
P v Q : 8 merupakan bilangan genap atau 8 habis dibagi 2 ( Benar )
B. P : 9 adalah bilangan genap ( Salah )
Q : 9 habis dibagi 6 ( Salah )
P v Q : 9 adalah bilangan genap atau 9 habis dibagi 6 ( Salah )
Ingkaran konjungsi : -( P v Q ) adalah -P ^ -Q
- Implikasi
Lambangnya : P -> Q dibaca Jika P maka Q
Contoh :
A. P : 11 adalah bilangan ganjil
Q : 11 adalah bilangan prima
P -> Q : Jika 11 adalah bilangan ganjil maka 11 adalah bilangan ganjil
B. P : 24 + 6 = 30
Q : 0 adalah bilangan asli
P -> Q : Jika 24 + 6 = 30 maka 0 adalah bilangan asli
Ingkaran konjungsi : -( P -> Q ) adalah P ^ -Q - Biimplikasi
Lambangnya : P <-> Q dibaca P jika dan hanya jika Q
Contoh :
A. P : 12 > 7
Q : 12 kuadrat = 156
P <-> Q : 12 > 7 jika dan hanya jika 12 kuadrat = 156
B. P : 0 adalah bilangan asli
Q : 0 kuadrat = 1
P <-> Q :0 adalah bilangan asli jika dan hanya jika 0 kuadrat = 1
Ingkaran konjungsi : P <-> Q adalah ( P ^ -Q ) v (-P ^ Q )
Personal Identity ( Identitas diri)
PERSONAL IDENTITY
Let Me Introduce My Self :
My Full Name Is ............( Nama lengkap )
My Nickname Is.............( Nama Panggilan )
My Age Is .....Years Old ( Umur )
My Address Is................( Alamat )
My Religion Is.................( Agama )
My Date Of Birth Is........( Tanggal Lahir )
My Place Of Birth Is.......( Tempat Lahir )
My Gender Is.................( Jenis Kelamin )
My Profession Is.............( Profesi )
My Type Of Blood Is.......( Gol. Darah )
My Phone Number Is.......( No. Telpon )
Let Me Introduce My Self :
My Full Name Is ............( Nama lengkap )
My Nickname Is.............( Nama Panggilan )
My Age Is .....Years Old ( Umur )
My Address Is................( Alamat )
My Religion Is.................( Agama )
My Date Of Birth Is........( Tanggal Lahir )
My Place Of Birth Is.......( Tempat Lahir )
My Gender Is.................( Jenis Kelamin )
My Profession Is.............( Profesi )
My Type Of Blood Is.......( Gol. Darah )
My Phone Number Is.......( No. Telpon )
Langganan:
Postingan (Atom)
